Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dan logistik bagi masyarakat yang akan menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan. Kegiatan keagamaan massal ini dijadwalkan berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Thobib Al Asyhar, menjelaskan bahwa kesiapan medis menjadi prioritas utama demi memberikan rasa aman bagi para jemaah. Berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), panitia menyiagakan delapan unit mobil ambulans serta 25 tenaga medis profesional, termasuk dokter, perawat, dan apoteker, yang bersiaga di lokasi acara.

Tidak hanya mengantisipasi kebutuhan darurat medis, panitia juga menyediakan kebutuhan logistik dasar secara gratis. Sebanyak 100 ribu botol air mineral ukuran sedang dan 100 ribu bungkus roti isi akan dibagikan kepada peserta yang hadir. Selain itu, demi menjaga keasrian cagar budaya Monas, sebanyak 75 relawan kebersihan khusus dikerahkan untuk mengelola sampah sepanjang acara.

Thobib menambahkan, Kemenag telah berkoordinasi intensif dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta, serta Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu meminimalisasi kendala teknis dan memastikan alur massa berjalan lancar.

Zikir dan Doa Kebangsaan sendiri diselenggarakan sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus sarana memohon berkah keselamatan bagi bangsa Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI. Masyarakat yang berniat hadir diimbau untuk menjaga ketertiban umum serta mematuhi protokol yang telah ditetapkan.