Kepergian I Gede Abdi Cahyanata Wiguna, siswa SMA Negeri 2 Amlapura, meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi momentum evaluasi penting bagi pihak sekolah. Remaja yang dikenal aktif dan berprestasi di bidang olahraga ini mengembuskan napas terakhir setelah berpartisipasi dalam perlombaan gerak jalan sepanjang 17 kilometer.

Selama menempuh pendidikan, almarhum Abdi dikenal memiliki minat besar dan rekam jejak gemilang pada cabang olahraga sepak bola serta futsal. Berbekal aktivitas fisiknya yang aktif, pihak sekolah semula menilai kondisi kesehatan dan ketahanan fisik Abdi sangat memadai untuk mengikuti kegiatan gerak jalan tersebut.

Kepala SMAN 2 Amlapura, I Wayan Puja Astawa, mengungkapkan bahwa pihak sekolah tidak menduga musibah ini akan terjadi. Sebelum perlombaan dimulai, tidak ada laporan atau keluhan kesehatan dari pihak siswa maupun orang tua yang mengindikasikan adanya riwayat penyakit tertentu.

Peristiwa memilukan ini mendorong manajemen sekolah untuk merombak prosedur pelaksanaan kegiatan fisik dengan intensitas tinggi. SMAN 2 Amlapura berkomitmen memperketat proses skrining medis secara menyeluruh bagi setiap siswa sebelum diizinkan mengikuti perlombaan serupa di masa mendatang.

Sebagai langkah konkret, pihak sekolah berencana menggandeng Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan pemeriksaan medis berkala. Selain itu, pola komunikasi dengan orang tua murid akan lebih diintensifkan guna memastikan data riwayat kesehatan siswa terdokumentasi dengan akurat demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.