Kota Baru Parahyangan (KBP) di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, terus memperluas ekosistem bisnisnya dengan menghadirkan Wangsakerta Business Loft. Ruang usaha premium berkonsep modern ini dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan operasional berbagai sektor formal, mulai dari firma hukum, konsultan, agensi kreatif, hingga perusahaan rintisan (startup).

Mengusung arsitektur modern kontemporer, bangunan ini memadukan material premium Quadra dan panel kaca berukuran besar pada bagian fasad untuk menciptakan impresi profesional yang transparan dan dinamis. Desain interiornya dirancang fleksibel guna memberikan keleluasaan bagi para pelaku usaha dalam menata ruang sesuai dengan kebutuhan operasional spesifik mereka.

Keunggulan geografis menjadi daya tarik utama proyek ini, yang berlokasi di Tatar Wangsakerta atau sekitar 1,5 kilometer dari gerbang utama KBP. Kawasan ini dikelilingi oleh berbagai fasilitas penunjang yang mapan seperti pusat pendidikan, area komersial, dan pusat rekreasi, serta didukung konektivitas prima menuju Tol Cipularang dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Padalarang.

Direktur Kota Baru Parahyangan, Ryan Brasali, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap potensi investasi properti di kawasan ini. Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan nilai properti di KBP telah menembus angka 8 persen per tahun, yang didorong oleh penambahan infrastruktur kota secara berkelanjutan serta populasi penghuni yang kini mencapai sekitar 4.500 kepala keluarga.

Sebagai kota mandiri seluas lebih dari 2.000 hektare yang telah dikembangkan selama 25 tahun, KBP berkomitmen memadukan konsep hunian yang selaras dengan alam dan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kehadiran Wangsakerta Business Loft diharapkan tidak hanya menjadi ruang kerja representatif, melainkan juga generator baru bagi aktivitas perekonomian di wilayah Bandung Raya.