Kabupaten Pati mulai melirik potensi sport tourism atau wisata olahraga sebagai daya tarik baru untuk mendongkrak promosi daerah dan perekonomian lokal. Langkah ini ditandai dengan digelarnya ajang bergengsi Safin Elite Academy Tournament 2022 di pusat pelatihan Gelora Soekarno, Desa Mojoagung. Kompetisi sepak bola usia muda yang diinisiasi oleh Safin Pati Sport School (SPSS) tersebut berlangsung dalam dua gelombang, yakni 20–22 Mei dan 27–29 Mei 2022.

Bupati Pati, Haryanto, memberikan apresiasi tinggi saat meninjau langsung jalannya kompetisi bersama Ketua Askab PSSI Pati, Jumani, pada Sabtu (21/5/2022). Menurut Haryanto, konsep wisata berbasis olahraga merupakan terobosan positif yang melengkapi destinasi wisata alam dan religi yang selama ini telah ada. Keberadaan kompleks Gelora Soekarno yang memiliki tujuh lapangan sepak bola sekaligus menjadi nilai tambah strategis yang jarang dimiliki daerah lain.

Haryanto optimistis kedatangan tim-tim tingkat nasional dari berbagai penjuru Indonesia—seperti Bali, Jakarta, Tangerang, Banten, hingga Banjarnegara—dapat memberikan dampak ekonomi berantai. Kehadiran para atlet, pelatih, dan orang tua murid diyakini menghidupkan sektor UMKM lokal, khususnya usaha kuliner dan penginapan (homestay) di sekitar kawasan Mojoagung.

Rangkaian kompetisi ini mempertandingkan empat kategori kelompok umur. Pekan pertama difokuskan untuk kategori U-14 dan U-15, sedangkan pekan kedua diperuntukkan bagi kelompok U-17 dan U-19. Pada kategori U-14, delapan tim bertanding dalam sistem grup, menghadirkan klub-klub akademi seperti Young Warrior FA, Asiana, Farmel, hingga tuan rumah SPSS. Sementara itu, persaingan U-15 bergulir melalui sistem kompetisi penuh (round robin) yang melibatkan enam tim akademi.

Inisiator SPSS sekaligus Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin, mengungkapkan bahwa turnamen yang digelar bertepatan dengan momen Hari Kebangkitan Nasional ini diproyeksikan untuk melangkah ke skala internasional di masa mendatang. Pengembangan wisata olahraga ini diharapkan mampu mempromosikan nama Kabupaten Pati secara mandiri melalui ajang berkualitas tanpa memberatkan anggaran pemerintah daerah.