SITUBONDO - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPA2KB) Kabupaten Situbondo menggelar kompetisi olahraga kemasyarakatan di kawasan Alun-Alun Situbondo, Minggu (26/7/2026). Langkah strategis ini diambil guna memotivasi generasi muda agar beralih dari gaya hidup pasif menuju aktivitas fisik yang lebih produktif dan menyehatkan.

Ajang yang diinisiasi oleh Persatuan Binaraga Fisik Indonesia (PERBAFI) Situbondo ini menyajikan kompetisi kalistenik, sebuah cabang olahraga yang memanfaatkan berat badan sendiri sebagai beban latihan melalui gerakan seperti push-up, pull-up, dan squat. Turnamen ini berhasil menarik minat para atlet muda dari berbagai daerah di wilayah Tapal Kuda, termasuk perwakilan dari Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, serta tuan rumah Situbondo.

Ketua KORMI Kabupaten Situbondo, Hariyanto, menjelaskan bahwa kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk kekuatan fisik, melainkan juga ruang silaturahmi sekaligus pembuktian kemampuan bagi para pegiat olahraga masyarakat. Melalui olahraga ini, aspek kesehatan fisik dan ketangkasan otot para peserta diuji secara sportif.

Pria yang akrab disapa Harly ini menambahkan bahwa sinergi dengan instansi pemerintah setempat bertujuan memberikan edukasi nyata mengenai pentingnya menjaga kebugaran sejak dini. Momentum Hari Anak Nasional ini diproyeksikan menjadi titik awal bagi KORMI Situbondo untuk memperluas program pembinaan bakat non-akademik, dengan menyasar pelajar mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Melalui inisiatif ini, diharapkan anak-anak di wilayah Situbondo dan sekitarnya tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, melainkan juga memiliki wadah representatif untuk menyalurkan minat olahraga, membangun rasa percaya diri, serta merintis jalur prestasi di bidang olahraga kemasyarakatan.