Pemerintah Kabupaten Merangin terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui optimalisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Bupati Merangin, H M Syukur, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan preventif bebas biaya ini, yang kini telah terintegrasi dan dapat diakses dengan mudah hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat membuka pertemuan koordinasi dan advokasi pelaksanaan CKG, sekaligus sosialisasi situs web E-Posyandu (6 SPM) Kabupaten Merangin. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Bupati Merangin pada Selasa (11/8), dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekda Zulhifni, serta para kepala Puskesmas secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Bupati Syukur menekankan pentingnya deteksi dini guna mengantisipasi berkembangnya penyakit serius secara cepat. Menurutnya, kesadaran memeriksakan diri secara rutin masih perlu ditingkatkan, terutama bagi warga di wilayah pedesaan yang sering kali merasa enggan atau takut memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas medis karena mitos atau kekhawatiran yang tidak beralasan.

Selain program CKG, momentum ini juga digunakan untuk mengenalkan transformasi Posyandu melalui platform digital E-Posyandu. Posyandu kini tidak lagi sebatas tempat penimbangan balita dan pemberian makanan tambahan, melainkan telah berkembang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) lintas sektor yang melayani semua kelompok usia.

Enam layanan dasar baru tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta layanan sosial. Acara sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Ketua Tim Pembina Posyandu Merangin, Hj Lavita Syukur, dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Merangin, Fajar Aria Phitra.