Tren gaya hidup aktif masyarakat kini membuka ruang pertumbuhan baru bagi industri perlengkapan olahraga lokal. Merespons peluang tersebut, tim akademisi dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta (FIKK UNJ) turun tangan mendampingi pelaku UMKM OTHERSIDE di Kabupaten Bandung untuk meningkatkan nilai jual produk mereka melalui analisis tren pasar.

Program pengabdian masyarakat yang berlangsung pada awal April 2026 di Kecamatan Pameungpeuk ini difokuskan pada pengayaan desain dan fungsi lima produk andalan, mulai dari tas laptop, totebag, dompet, handbag, hingga tas sepatu (shoe bag). Inisiatif ini berupaya menjembatani kesenjangan antara kapasitas produksi lokal dengan preferensi konsumen modern yang kian dinamis.

Ketua Tim Pengabdian FIKK UNJ, Ayu Purnama Wenly, menjelaskan bahwa riset pasar dan pemahaman perilaku konsumen adalah kunci bagi pelaku usaha mikro untuk bertahan. Menurutnya, konsumen saat ini tidak hanya mencari nilai guna dari sebuah barang, melainkan juga kenyamanan estetika dan identitas personal yang sesuai dengan gaya hidup olahraga mereka.

Sebelum terjun ke lokasi produksi di Kampung Rancakasiat, tim dosen terlebih dahulu melakukan pemetaan masalah dan diskusi mendalam secara daring dengan mitra UMKM. Langkah awal ini krusial untuk mengidentifikasi hambatan operasional, ketersediaan material, serta keunikan produk yang berpotensi dikembangkan menjadi nilai tambah.

Melalui kunjungan lapangan langsung, tim memberikan rekomendasi teknis terkait kontrol kualitas produk, diferensiasi desain, serta penguatan citra merek (branding). Kolaborasi taktis ini diharapkan menjadi model sinergi antara dunia akademis dan sektor riil dalam mempercepat kebangkitan industri kreatif daerah di kancah nasional.