Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan pelatihan strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Cipinang, Jakarta Timur. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tengah dinamika pasar digital dan kebutuhan akan akuntabilitas keuangan yang lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung di Gang Asoka V, RW 04, pada Jumat (6/6/2026) tersebut dipimpin oleh Prof. Dedi Purwana ES bersama jajaran dosen FEB UNJ. Sebanyak 16 pelaku UMKM dari berbagai sektor, seperti kuliner dan fesyen, dibekali dengan keterampilan praktis untuk mengoptimalkan platform TikTok sebagai kanal pemasaran serta teknik pembukuan keuangan yang sistematis.
Dalam sesi pemasaran, peserta diajarkan langkah-langkah teknis mulai dari aktivasi akun TikTok Bisnis hingga penyusunan strategi konten kreatif yang terhubung dengan akses pemesanan digital. Sementara itu, di bidang keuangan, para pelaku usaha diberikan pemahaman penting mengenai pemisahan aset pribadi dan bisnis, pencatatan arus kas harian, serta analisis laba-rugi untuk menunjang pengambilan keputusan yang objektif.
Prof. Dedi menekankan bahwa sinergi antara literasi digital dan tata kelola keuangan adalah kunci utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi yang tepat sasaran harus dibarengi dengan laporan keuangan yang tertib agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kredibilitas di mata konsumen maupun lembaga pembiayaan.
Evaluasi pasca-kegiatan mencatat kenaikan pemahaman peserta sebesar 23,5 persen. Keberhasilan program ini merupakan bentuk kontribusi nyata UNJ dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek pertumbuhan ekonomi inklusif dan pengentasan kemiskinan. Sebagai tindak lanjut, tim UNJ akan terus mendampingi para pelaku usaha untuk memastikan konsistensi dalam operasional bisnis mereka.