Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) tengah gencar membenahi berbagai infrastruktur olahraga daerah. Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Pandeglang, Suhaedi, menjelaskan bahwa pembenahan ini diawali dengan penataan manajemen sumber daya manusia (SDM). Para petugas kini ditempatkan secara spesifik sesuai fungsinya di beberapa lokasi kunci, seperti Stadion Badak, Stadion Mini Berkah, Graha Pancasila (GP), dan GOR Cikupa, guna memastikan pelayanan langsung yang lebih responsif bagi warga.
Sejalan dengan penataan personel, perbaikan fisik sarana olahraga juga terus dikebut. Salah satunya adalah Gedung Olahraga (GOR) Cikupa yang kini aktif memfasilitasi tiga cabang olahraga populer, yakni bola basket, futsal, dan bola voli. Sementara itu, Graha Pancasila yang sempat ditutup karena kerusakan atap kini telah beroperasi kembali sejak 20 Juli 2026.
Suhaedi menambahkan bahwa penataan di Stadion Mini Berkah juga telah rampung sehingga lebih aman dan nyaman untuk digunakan publik. Dengan optimalisasi empat aset olahraga utama ini, Disdikpora optimistis dapat memenuhi target capaian PAD sebesar Rp271 juta pada tahun 2026, termasuk melalui skema kemitraan dengan pihak ketiga.
Selain mengejar target pendapatan, pemerintah daerah juga berencana membentuk Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD). Wadah ini diproyeksikan menjadi pusat pembinaan terpadu guna menjaring dan mencetak atlet-atlet muda berprestasi yang akan mengharumkan nama Kabupaten Pandeglang di masa depan.