Bursa saham di kawasan Asia mencatatkan pergerakan yang variatif di tengah fokus investor terhadap kinerja sektor teknologi dan semikonduktor. Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat melemah 1,2%, sementara indeks Kospi Korea Selatan terkoreksi 2,4% akibat fluktuasi tajam pada saham-saham teknologi utama. Sebaliknya, pasar modal Tiongkok dan Hong Kong menunjukkan performa positif dengan kenaikan tipis pada indeks Shanghai Composite dan Hang Seng.

Kecerdasan buatan (AI) tetap menjadi katalis utama penggerak pasar tahun ini. Namun, pelaku pasar mulai menunjukkan sikap skeptis mengenai seberapa cepat investasi triliunan dolar dari raksasa teknologi seperti Alphabet, Amazon, Meta, dan Microsoft dapat dikonversi menjadi keuntungan nyata. Valuasi yang tinggi saat ini memicu kekhawatiran apakah ekspektasi pertumbuhan tersebut sudah terlalu berlebihan.

Di sisi lain, perusahaan perakitan elektronik Foxconn mencatatkan performa gemilang dengan lonjakan saham lebih dari 6%. Kenaikan ini dipicu oleh optimisme prospek pertumbuhan perusahaan yang kini tidak hanya fokus pada perakitan perangkat, tetapi juga merambah ke sektor server AI, kendaraan listrik, dan robotika. Perhatian investor kini beralih ke Samsung Electronics, yang diprediksi akan melaporkan lonjakan laba operasi hingga 18 kali lipat dibanding tahun lalu berkat tingginya permintaan chip memori untuk kebutuhan AI.

Dari sisi makroekonomi, kebijakan moneter Amerika Serikat turut menjadi sentimen kunci. Data pasar tenaga kerja AS yang cenderung melambat meredam spekulasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Berdasarkan analisis ANZ Bank, skenario kenaikan suku bunga dalam waktu dekat dianggap tidak mungkin terjadi. Kini, pasar tengah memantau risalah rapat The Fed serta data ekonomi AS lainnya untuk membaca arah kebijakan moneter ke depan.

Sementara itu, dinamika pasar saham di Vietnam terpantau lesu dengan penurunan pada VN-Index sebesar 0,26% dan HNX-Index sebesar 1,57%. Di luar volatilitas pasar, hubungan diplomatis antara Vietnam dan Amerika Serikat tetap menguat, ditandai dengan kunjungan delegasi Angkatan Darat AS dan pertukaran ucapan selamat pada peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat sebagai simbol kemitraan strategis yang berkelanjutan.