Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong masyarakat untuk proaktif dalam menjaga kesehatan keluarga melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah preventif ini dinilai krusial guna mendeteksi potensi gangguan kesehatan secara dini agar dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan pentingnya kesadaran orang tua untuk memeriksakan kesehatan anak-anak mereka tanpa harus menunggu jatuh sakit. Menurutnya, kondisi fisik yang prima merupakan fondasi utama bagi tumbuh kembang anak serta menunjang kelancaran proses belajar di sekolah.
Lebih lanjut, Sachrudin menggarisbawahi bahwa pembangunan generasi unggul memerlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan peran aktif orang tua dalam memantau kesehatan anak secara berkala.
Antusiasme warga terhadap program ini terbilang tinggi. Hingga akhir Juli 2026, tercatat sebanyak 747.455 warga Kota Tangerang telah memanfaatkan layanan CKG dari total target sasaran sebesar 926.384 jiwa. Pencapaian ini menempatkan Kota Tangerang di posisi teratas dalam realisasi program kesehatan gratis di wilayah Provinsi Banten.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa cakupan layanan CKG sangat komprehensif. Pemeriksaan meliputi pengukuran tanda vital, pemantauan status gizi, hingga skrining penyakit tidak menular seperti pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Selain pemeriksaan fisik dasar, program CKG juga menyediakan layanan deteksi dini kesehatan jiwa, pemeriksaan fungsi penglihatan, skrining Tuberkulosis (TBC), serta pemeriksaan kanker khusus bagi kaum perempuan.