Sebanyak 78 kelompok mahasiswa Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon unjuk gigi memamerkan sekaligus memasarkan berbagai produk inovasi mereka dalam ajang UMKM Day 2026 yang digelar pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini merupakan wujud nyata penerapan mata kuliah Technopreneurship guna membekali mahasiswa dengan keterampilan bisnis sejak dini.

Pembukaan acara ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IPB Cirebon, Dr. Ade Sastrawijaya. Tak sekadar bazar produk kreatif mahasiswa, ajang tahunan ini juga dimeriahkan dengan gelar wicara edukatif bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon mengenai pengembangan dunia usaha, serta suguhan pertunjukan seni mahasiswa.

Dr. Weti Kurniawati, dosen pengampu mata kuliah Technopreneurship di IPB Cirebon, menjelaskan bahwa UMKM Day dirancang sebagai jembatan yang menghubungkan teori kelas dengan praktik bisnis riil. Melalui program ini, mahasiswa dilatih mengelola usaha secara komprehensif, mulai dari merumuskan ide kreatif, menyusun rencana anggaran biaya (RAB), merancang strategi pemasaran, hingga melayani konsumen secara langsung.

Beraneka ragam produk inovatif ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari sektor kuliner, minuman kekinian, hingga produk berbasis teknologi hasil kreasi mahasiswa. Setiap kelompok diwajibkan menampilkan minimal satu karya unggulan mereka. Acara ini turut dihadiri jajaran dosen, calon mahasiswa baru, serta sejumlah mitra strategis yang mendukung pengembangan iklim wirausaha di lingkungan kampus.

Pihak akademisi menilai penyelenggaraan UMKM Day tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari segi kualitas, ketertiban, dan antusiasme peserta dibanding tahun lalu. Melalui agenda rutin ini, IPB Cirebon berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa inovatif dan siap membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat luas.