Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Barat. Melalui tim Mahitala Mandalika, mereka menggelar program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Dusun Wareng, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.

Inisiatif ini digagas setelah tim mahasiswa mengamati tingginya risiko penyakit metabolik di kalangan warga dewasa dan lansia setempat saat mendampingi kegiatan posyandu. Penanggung jawab program, Hafidh Abimanyu, mengungkapkan bahwa Dusun Wareng memiliki tingkat prevalensi indikasi penyakit metabolik, seperti kadar gula darah di atas normal, yang lebih tinggi dibandingkan dusun-dusun lain di wilayah Desa Sukadana.

Dalam aksi sosial yang diikuti oleh 41 warga ini, tim memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh mulai dari skrining keluhan fisik, pengukuran tekanan darah, hingga cek kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Dari hasil pemeriksaan, hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi masalah kesehatan yang paling mendominasi, dengan hanya 14 peserta yang tercatat memiliki tekanan darah dalam batas normal.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan, mahasiswa juga membuka ruang konsultasi bagi warga yang mendapatkan hasil kurang optimal untuk mendiskusikan perubahan gaya hidup dan penggunaan obat. Selain itu, para kader Posyandu Wareng turut dibekali pendampingan intensif mengenai pembacaan hasil laboratorium dasar serta edukasi pola makan sehat menggunakan metode 3J (Jumlah, Jenis, dan Jadwal makan).

Melalui program pengabdian yang terintegrasi ini, mahasiswa KKN UGM berharap kesadaran warga Dusun Wareng akan kesehatan mandiri dapat terus meningkat. Langkah edukasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kebijakan lokal di tingkat dusun, seperti penerapan sistem klasifikasi warna untuk kandungan gula, garam, dan lemak pada makanan demi pencegahan penyakit jangka panjang.