Kementerian Kesehatan mencatat antusiasme masyarakat terhadap program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus menunjukkan tren positif. Hingga 5 Juli 2026, total peserta yang telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan ini mencapai 59.561.278 orang, atau hampir setengah dari target tahunan yang dipatok sebanyak 130 juta jiwa.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengungkapkan bahwa kelompok usia dewasa mendominasi partisipasi dalam program ini dengan jumlah mencapai 35,7 juta orang. Secara geografis, Provinsi Gorontalo mencatatkan performa terbaik dengan cakupan 39,8 persen, sementara Papua Pegunungan masih berada di angka terendah yakni 0,6 persen.
Hasil skrining kesehatan yang dilakukan melalui program ini berhasil memetakan berbagai risiko penyakit berdasarkan kelompok usia. Pada bayi baru lahir, ditemukan indikasi risiko penyakit jantung bawaan, sementara prevalensi gigi karies mendominasi kelompok anak-anak hingga remaja. Di sisi lain, isu kurangnya aktivitas fisik menjadi temuan utama baik pada kelompok dewasa (46,5 persen) maupun lansia (51,5 persen).
Menanggapi data tersebut, pihak Kemenkes telah melakukan tindak lanjut medis bagi 753.884 peserta yang memerlukan penanganan lebih intensif dengan merujuk mereka ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun layanan rawat jalan terkait.
Meskipun pelaksanaan program dinilai berjalan sesuai rencana, Aji mengakui adanya tantangan nyata di lapangan, mulai dari minimnya edukasi masyarakat hingga distribusi sarana dan sumber daya manusia (SDM) yang belum merata. Kemenkes kini tengah berupaya memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan TNI/Polri, institusi pendidikan, serta tokoh masyarakat untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan.
Langkah strategis lainnya yang disiapkan pemerintah meliputi peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui platform digital serta pemenuhan alat kesehatan di berbagai wilayah secara bertahap guna memastikan akses layanan kesehatan yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh penduduk Indonesia.