Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Forum Konsultasi Publik di Lovina Haven Boutique Resort, Selasa (8/9/2026). Agenda ini diselenggarakan untuk merumuskan langkah strategis dalam memperluas jangkauan serta efektivitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan catatan Dashboard Aplikasi ASIK periode Januari hingga Agustus 2026, cakupan CKG di Kabupaten Buleleng telah menyentuh angka 22 persen. Hasil ini menempatkan Buleleng sebagai salah satu wilayah dengan raihan tertinggi di Provinsi Bali. Kendati demikian, pemerintah daerah menilai percepatan tetap menjadi prioritas agar deteksi dini kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan warga secara merata.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng tersebut turut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Dalam paparan forum, ditekankan pentingnya mengoptimalkan koordinasi mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, puskesmas, hingga pemerintahan desa dan kelurahan. Para kader di tingkat akar rumput diharapkan menjadi ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat.

Keterlibatan Bappeda Buleleng dalam kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengintegrasikan perencanaan pembangunan, khususnya pada sektor pelayanan kesehatan publik. Sinergi lintas sektor secara berkelanjutan diyakini bakal mengoptimalkan program Cek Kesehatan Gratis demi terwujudnya masyarakat Buleleng yang lebih sehat dan berkualitas.