Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bulungan, PT Bulungan Persada Mandiri (BPM), tengah mempersiapkan langkah strategis untuk memperluas jangkauan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek Kayanku. Komitmen ini dipaparkan dalam agenda Expose Rencana Bisnis yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulungan, Tanjung Selor.
Pertemuan krusial tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, jajaran pejabat pemerintah kabupaten, serta dewan direksi dan komisaris PT BPM. Kegiatan ini menjadi momentum bagi BUMD tersebut untuk mempresentasikan peta jalan (roadmap) bisnis Kayanku, mulai dari target jangka pendek hingga rencana ekspansi jangka panjang guna mendominasi pasar lokal dan regional.
Direktur PT BPM, Heru Rachmady, menjelaskan bahwa pilar utama dari rencana bisnis ini adalah peningkatan kapasitas produksi secara bertahap untuk mengimbangi proyeksi lonjakan permintaan konsumen. Di samping fokus pada kuantitas, pihaknya juga memastikan standar kualitas dan kelayakan konsumsi produk tetap terjaga ketat sesuai dengan regulasi kesehatan nasional.
Dari sisi penetrasi pasar, PT BPM merancang strategi perluasan jaringan distribusi dengan menggandeng berbagai mitra lokal. Langkah taktis ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing produk Kayanku di tengah kompetisi industri air minum kemasan yang semakin ketat.
Menanggapi rencana tersebut, Bupati Bulungan Syarwani memberikan dukungan penuh. Ia menekankan pentingnya produk Kayanku untuk tidak hanya menjadi komoditas bisnis biasa, melainkan bertransformasi menjadi ikon kebanggaan daerah yang mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Syarwani juga berharap agar ekspansi bisnis ini dapat berkontribusi langsung pada program pembangunan daerah. Ia optimistis PT BPM mampu menghadapi tantangan pasar global dan menjadikan AMDK Kayanku sebagai produk lokal yang kompetitif dan bernilai guna tinggi bagi Kabupaten Bulungan.