Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengimbau para pendukung dan publik sepak bola tanah air untuk tidak terburu-buru menghakimi kualitas para pemain asing baru mereka. Menurut Tavares, legiun asing yang baru didatangkan tersebut masih membutuhkan waktu adaptasi yang cukup sebelum mampu menunjukkan performa terbaiknya di lapangan hijau.

Pada bursa transfer kali ini, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut bergerak aktif dengan mendatangkan tujuh pilar asing baru untuk memperkuat kedalaman skuad menjelang kompetisi musim 2026/2027. Ketujuh pemain tersebut meliputi penyerang Timnas Kongo Yann Kevin Mabella, winger Miguel Pereira, gelandang Gledson Paixao, duo bek Walber Mota dan Yuran Fernandes, serta Diogo Ramalho dan Alex Martins. Sebagian besar dari mereka bahkan tercatat belum genap sepekan bergabung dalam sesi latihan tim.

Tavares menjelaskan bahwa proses adaptasi yang dijalani para pemain asing ini tidak hanya terbatas pada taktik di lapangan, melainkan juga penyesuaian diri terhadap budaya dan lingkungan baru di Indonesia. Pengenalan dengan rekan satu tim serta ritme kehidupan di Surabaya menjadi fokus awal yang harus mereka lalui agar chemistry tim segera terbentuk.

Juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut mengakui potensi besar yang dimiliki para pemain barunya. Kendati demikian, ia menyoroti kebugaran fisik sebagai aspek krusial yang mendesak untuk segera ditingkatkan agar para pemain siap menghadapi kompetisi yang kompetitif.

Selama sepekan terakhir, beberapa pemain dilaporkan sempat mengalami kendala kebugaran dan cedera ringan akibat intensitas latihan. Meski begitu, Tavares optimistis tim medis klub dapat menangani situasi tersebut dengan baik agar para pemain baru ini bisa segera unjuk gigi pada turnamen pramusim Piala Presiden mendatang.