Demam olahraga tarung bebas (combat sports) kian menggeliat di Kota Medan. Mantan petarung nasional sekaligus pendiri Baku Hantam Championship, Rudi "Golden Boy" Agustian, turun langsung menyapa komunitas bela diri setempat dalam sesi diskusi bertajuk "Baku Cakap" di Roxit Gym, Medan.

Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju ajang Baku Hantam Championship Medan 2026. Kehadiran Rudi bertujuan untuk menyaring talenta berbakat dari Sumatra Utara sekaligus memberikan edukasi mendalam mengenai regulasi industri tarung bebas profesional di tanah air.

Dalam pemaparannya, Rudi menegaskan bahwa platform ini dirancang sebagai wadah legal, aman, dan kompetitif bagi para petarung jalanan maupun atlet profesional untuk menyalurkan bakat mereka. Medan dinilai memiliki potensi luar biasa karena terkenal dengan karakter petarung bermental baja.

Kolaborasi ini disambut hangat oleh pendiri Roxit Gym, Darius Jandy. Ia menyatakan kehadiran figur berpengalaman seperti Rudi memberikan suntikan motivasi besar bagi ekosistem bela diri lokal, sekaligus menegaskan kesiapan fasilitasnya untuk membina atlet menuju pentas nasional maupun internasional.

Sesi diskusi interaktif ini juga membahas berbagai aspek teknis seperti strategi bertarung, manajemen berat badan, hingga persiapan mental. Turut hadir memberikan dukungan dalam acara tersebut, petinju Paris Fernandes serta Danyonzipur 1/DD Letkol Czi. Andri Prasetyo Wibowo.