Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi merumuskan langkah strategis untuk membangkitkan prestasi olahraga daerah di tengah keterbatasan anggaran pembinaan. Dua langkah utama yang diambil adalah mempererat sinergi dengan media massa dan meluncurkan program kemitraan "bapak angkat" bersama sektor swasta.

Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan informal bersama jurnalis olahraga di Kota Jambi. Agenda tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, didampingi jajaran pengurus teras seperti Sukendro, Aswan Hidayat, dan Muhammad Ali.

Mat Sanusi mengungkapkan bahwa pers memegang peranan krusial sebagai jembatan informasi untuk membangkitkan antusiasme publik serta mempromosikan potensi atlet daerah. Menurutnya, gaung prestasi olahraga Jambi tidak akan terdengar maksimal tanpa dukungan publikasi yang konsisten dari media massa.

Menyadari adanya kendala finansial dalam pelatda, KONI Jambi berinisiatif menggandeng korporasi besar yang beroperasi di wilayah tersebut, termasuk PetroChina dan SKK Migas. Melalui skema "bapak angkat", setiap perusahaan diharapkan dapat menjadi penyokong dana utama bagi cabang olahraga tertentu.

Dukungan finansial dari sektor industri dinilai menjadi kunci utama untuk merealisasikan target ambisius Jambi menembus peringkat 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Terdekat, KONI Jambi tengah mempersiapkan para atlet untuk menghadapi PON Bela Diri di Sulawesi Utara pada Oktober mendatang, serta Babak Kualifikasi (BK) PON yang dijadwalkan pada awal 2027.