Pasca-gelaran Piala Dunia 2026, Pemerintah Kanada mengambil langkah progresif dengan berkomitmen mengucurkan dana sebesar 1 miliar dolar Kanada (setara Rp12,7 triliun) untuk pembangunan infrastruktur olahraga di seluruh negeri. Langkah strategis ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, sebagai investasi federal terbesar sepanjang sejarah olahraga negara tersebut.
Pendanaan masif ini diproyeksikan untuk merevitalisasi fasilitas olahraga, memperluas akses partisipasi masyarakat, serta memperkuat pembinaan atlet masa depan sejak dini. Kebijakan komprehensif ini juga mencakup penyediaan dana multi-tahun guna membenahi sistem pembinaan prestasi nasional, baik untuk level komunitas maupun atlet berkinerja tinggi.
Dari total anggaran tersebut, sebesar CAD 9,8 juta dialokasikan khusus untuk merancang Pusat Pelatihan Nasional Sepak Bola Kanada yang dipersiapkan menjadi markas permanen sepak bola nasional. Di sisi lain, modernisasi fasilitas komunitas seperti stadion regional, lapangan olahraga, serta taman publik akan diakselerasi demi meminimalisasi hambatan biaya bagi masyarakat luas.
Untuk memastikan keberlanjutan program, pemerintah setempat mengusulkan tambahan dana sebesar CAD 755 juta yang akan dikelola oleh lembaga Canadian Heritage selama lima tahun ke depan, ditambah CAD 118 juta secara berkala. Menurut Sekretaris Negara untuk Urusan Olahraga, Adam van Koeverden, integrasi ini vital untuk mempererat relasi sosial antarkomunitas melalui sarana olahraga yang lebih inklusif.
Dukungan langsung kepada para atlet juga ditingkatkan lewat tambahan alokasi Program Bantuan Atlet sebesar CAD 3 juta per tahun, menjadikan total anggarannya mencapai CAD 43 juta per tahun. Selain itu, wilayah Calgary secara khusus mendapatkan kucuran dana regional sebesar CAD 33,6 juta untuk pembenahan tiga fasilitas olahraga setempat guna menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan secara merata.