Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri, Denpasar, guna meninjau langsung kualitas pelayanan kesehatan di tingkat dasar. Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inovasi yang digagas Pemerintah Kota Denpasar, terutama layanan darurat kesehatan Damakesmas.
Selama peninjauan yang berlangsung pada Jumat (28/8/2026) tersebut, dr. Benjamin didampingi oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, beserta jajaran Kementerian Dalam Negeri. Rombongan menyusuri sejumlah fasilitas vital di Pustu Dauh Puri, mulai dari Ruang Kesehatan Gigi dan Mulut, Ruang Kesehatan Ibu dan KB, Kelas Ibu Hamil, hingga unit layanan kedaruratan Damakesmas.
Wamenkes secara khusus menyoroti keberhasilan Provinsi Bali dalam menekan prevalensi stunting hingga menyentuh angka 8,2 persen, jauh di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 19,8 persen. Menurutnya, pencapaian luar biasa ini perlu dipelajari lebih dalam agar strategi intervensi yang sukses diterapkan di Bali dapat diadopsi oleh berbagai wilayah lain di Indonesia.
Selain isu stunting, program Damakesmas yang telah berjalan selama lebih dari tujuh tahun dengan dukungan Call Center 112 siaga 24 jam turut menuai pujian. Layanan respons cepat ini dinilai sebagai solusi konkret yang adaptif dalam mendekatkan akses medis darurat kepada warga secara cepat dan efisien.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyambut baik masukan dari jajaran Kementerian Kesehatan. Ia menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk terus memperkuat peran Pustu, tidak hanya sebagai pusat pengobatan, melainkan juga sebagai garda terdepan dalam upaya promotif, preventif, serta deteksi dini masalah kesehatan masyarakat.