Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 resmi mengusung konsep "Harmoni Emas" dengan menyuguhkan perpaduan antara wajah baru yang modern serta kekayaan kearifan lokal. Berlangsung di kawasan Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, perhelatan tahun ini berhasil menarik perhatian publik berkat penataan kawasan yang lebih estetis, rapi, dan ramah bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Transformasi fisik di area penyelenggaraan memberikan kenyamanan lebih bagi para pengunjung. Selain paviliun daerah yang menampilkan potensi unggulan dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, ajang tahunan ini kini dilengkapi dengan spot foto kekinian dan pusat kuliner yang tertata apik. Perubahan signifikan ini mendapatkan apresiasi positif dari warga lokal, baik kalangan pekerja hingga keluarga yang menjadikannya destinasi favorit untuk mengisi waktu libur.
Selain aspek edukasi dan pameran, daya tarik utama PRSU ke-50 terletak pada panggung hiburan yang menghadirkan sederet musisi nasional. Rangkaian konser dimulai sejak awal Juli dengan penampilan band legendaris /rif, disusul musisi papan atas lainnya seperti Maliq & D'Essentials, Ghea Indrawari, Happy Asmara, hingga Kangen Band yang dijadwalkan tampil menjelang penutupan acara pada 1 Agustus mendatang.
Sebagai ajang promosi ekonomi dan kebudayaan, PRSU ke-50 terus membuka pintu bagi masyarakat hingga 2 Agustus 2026. Tiket masuk reguler ditawarkan dengan harga Rp35.000, sementara untuk akses menyaksikan konser artis nasional di panggung utama, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp75.000. Partisipasi masyarakat dalam perayaan emas ini diharapkan dapat memperkuat semangat kolaborasi dalam memajukan potensi daerah Sumatera Utara.