Kementerian Kesehatan Vietnam resmi meluncurkan kampanye 100 hari yang bertujuan untuk membuat dan memperbarui rekam medis elektronik bagi seluruh warga negara. Langkah strategis ini difokuskan pada sinkronisasi data kesehatan masyarakat ke dalam platform digital terpadu melalui aplikasi VNeID, guna mempercepat peta jalan transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan lokal.
Selama masa kampanye yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Oktober 2026, seluruh fasilitas medis dari tingkat pusat hingga daerah diinstruksikan untuk mempercepat pembaruan data pemeriksaan kesehatan rutin, riwayat pengobatan, dan informasi klinis lainnya ke dalam Buku Kesehatan Elektronik. Pemerintah daerah juga diminta aktif melakukan sosialisasi serta mendampingi masyarakat dalam mengunduh dan memanfaatkan aplikasi digital tersebut.
Implementasi rekam medis elektronik secara luas ini diharapkan memberikan dampak praktis yang signifikan bagi masyarakat. Warga kini dapat mengakses riwayat kesehatan, hasil laboratorium, dan resep obat secara langsung melalui ponsel pintar mereka. Hal ini tidak hanya memangkas birokrasi dan waktu tunggu di rumah sakit, tetapi juga mencegah pengulangan tes medis yang tidak perlu serta meminimalkan risiko hilangnya dokumen fisik.
Dari sisi manajemen makro, sistem data terpusat ini akan memudahkan pemerintah dalam memantau kondisi kesehatan publik sepanjang hayat, meningkatkan akurasi proyeksi epidemiologi, serta merumuskan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran. Target jangka panjang dari inisiatif ini adalah menghubungkan seluruh rekam medis digital warga negara ke sistem VNeID pada tahun 2030, sekaligus menggeser paradigma dari pengobatan konvensional menuju manajemen kesehatan preventif yang proaktif.