TAIPEI — Perusahaan Lotere Olahraga Taiwan (Taiwan Sports Lottery Co.) mencatatkan nilai taruhan fantastis mencapai NT$8,93 miliar atau sekitar Rp4,9 triliun selama 39 hari penyelenggaraan Piala Dunia FIFA. Catatan impresif ini menjadi pencapaian pendapatan tertinggi kedua dalam sejarah perusahaan untuk ajang turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Meski sebagian besar pertandingan disiarkan pada larut malam akibat perbedaan zona waktu dengan negara penyelenggara, minat masyarakat Taiwan tidak surut. Fenomena ini memicu pergeseran pola bertaruh yang signifikan, di mana transaksi secara daring untuk pertama kalinya berhasil melampaui porsi penjualan langsung di toko fisik.

Lonjakan transaksi digital ini berbanding lurus dengan pesatnya pertumbuhan pengguna platform online. Jumlah anggota terdaftar pada sistem daring Taiwan Sports Lottery melonjak drastis dari 400.000 orang menjadi lebih dari 680.000 pengguna aktif selama periode kompetisi berlangsung.

Presiden Taiwan Sports Lottery, Ted Lin, menjelaskan bahwa perolehan kali ini meningkat hingga 3,7 kali lipat ketimbang capaian turnamen serupa pada 2014 di Brasil. Selain dorongan digitalisasi, pergerakan demografis bettor juga mencuri perhatian dengan melonjaknya partisipasi perempuan hingga mencapai 35 persen dari total konsumen, naik tajam dari angka sebelumnya yang berada di kisaran 20 persen.

Lin mengaitkan kenaikan keterlibatan pelanggan perempuan ini dengan efektivitas program pemasaran tematik, salah satunya melalui penawaran undian berhadiah tas mewah. Ke depan, manajemen optimis mampu melampaui target agregat taruhan sebesar NT$84 miliar hingga akhir tahun, disokong oleh padatnya agenda olahraga global seperti lima liga utama Eropa, babak playoff Major League Baseball, gelaran Asian Games di Nagoya, hingga pembukaan musim baru NBA.