Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, berkomitmen mengakselerasi transformasi digital di kalangan pendidik. Upaya ini difokuskan pada peningkatan kompetensi teknologi informasi bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) agar proses belajar-mengajar di era modern dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, menjelaskan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut guru tidak hanya mahir dalam penyampaian materi kurikulum. Lebih dari itu, ketangkasan dalam mengoperasikan sistem administrasi berbasis digital kini telah menjadi sebuah keharusan yang tidak dapat ditawar lagi.
Dalam forum Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI yang digelar di SDN 19 Dompu baru-baru ini, Najamuddin menyoroti masih adanya ketergantungan pada pola kerja konvensional di lapangan. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan administrasi penting, seperti aplikasi SIAGA, tidak boleh dibebankan sepenuhnya kepada satu orang operator, melainkan harus dikelola secara mandiri oleh masing-masing guru.
Selain kecakapan teknologi, para pendidik juga diimbau untuk bersikap adaptif terhadap tugas tambahan yang selaras dengan kapasitas mereka. Menurut Najamuddin, kesediaan menerima tanggung jawab baru merupakan bagian integral dari pengembangan profesionalisme guru, khususnya dalam memperkuat kompetensi pedagogik untuk merancang program pembelajaran yang bermutu.
Senada dengan hal tersebut, Ketua KKG PAI, Mukmin, mengapresiasi perhatian besar dari Kemenag Dompu terhadap peningkatan kapasitas guru di daerah. Ia berharap wadah KKG ini dapat terus menjadi ruang kolaboratif bagi para guru di Kecamatan Woja dan Kecamatan Dompu untuk saling berbagi praktik baik. Adapun pertemuan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi program kelanjutan studi magister (S2) bagi para pendidik.