Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung terus berkomitmen meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan kesehatan. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) bagi para tenaga medis dan tenaga kesehatan di wilayah tersebut.
Sebagai langkah konkret, RSUDAM menyelenggarakan webinar nasional bertajuk Pelaksanaan Program P2KB di Auditorium Medical Cinema RSUDAM Lampung pada Jumat (28/8). Agenda ini berkolaborasi dengan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) serta mendapat pengakuan Satuan Kredit Profesi (SKP) resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Antusiasme peserta terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Tercatat sekitar 8.000 tenaga kesehatan dari berbagai wilayah di Indonesia berpartisipasi secara daring, dengan 115 peserta di antaranya merupakan perwakilan dari Provinsi Lampung sendiri.
Direktur RSUDAM Provinsi Lampung, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes., menegaskan bahwa program P2KB memiliki peran krusial dalam menjaga konsistensi kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. Menurutnya, pemahaman yang komprehensif mengenai regulasi dan mekanisme P2KB sangat dibutuhkan oleh setiap tenaga medis.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kompetensi tidak boleh berhenti setelah menyelesaikan pendidikan formal. Proses pembelajaran dan pembaruan keahlian harus berjalan secara dinamis dan berkelanjutan demi menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan riil masyarakat di bidang pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan edukatif ini, pihak manajemen RSUDAM berharap dapat menyamakan persepsi di antara pengelola rumah sakit, organisasi profesi, tenaga medis, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat mempermudah para tenaga kesehatan dalam memenuhi kewajiban profesional mereka secara terarah.