BANJARBARU – Dalam upaya mendongkrak mutu dan profesionalisme dunia olahraga di Kalimantan Selatan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel menyelenggarakan pelatihan khusus bagi wasit dan juri untuk tiga cabang olahraga (cabor). Agenda strategis ini tidak hanya diikuti oleh utusan dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalsel, melainkan juga menarik minat peserta dari luar daerah.

Fokus pelatihan kali ini diarahkan pada tiga cabor yang menuntut konsentrasi tinggi, yakni panjat tebing, panahan, dan menembak. Guna memastikan materi yang diberikan sesuai dengan standar regulasi terkini, pihak Dispora menghadirkan instruktur berkompeten dari Pengurus Besar (PB) masing-masing cabor, didukung oleh narasumber daerah yang ahli di bidangnya.

Kepala Dispora Kalimantan Selatan, Pebriadin Hafiz, menegaskan bahwa visi pembangunan prestasi olahraga daerah harus berjalan secara menyeluruh. Menurutnya, kesuksesan pembinaan atlet dan pelatih harus diimbangi dengan peningkatan kualitas wasit serta juri demi menciptakan iklim kompetisi yang jujur, berintegritas, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Pebriadin menjelaskan bahwa cabor unggulan daerah memerlukan perangkat pertandingan yang tidak hanya disiplin, tetapi juga memiliki sertifikasi dan pemahaman regulasi berstandar nasional. Kehadiran instruktur pusat diharapkan mampu memfasilitasi ruang diskusi interaktif guna membedah aturan-aturan terbaru dalam pertandingan.

Apresiasi terhadap inisiatif ini datang dari Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan, Misransyah. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai langkah nyata dalam membenahi kualitas SDM olahraga di daerah agar siap menyelenggarakan turnamen lokal maupun nasional secara profesional.

Melalui pembekalan teknis ini, Dispora Kalsel optimistis mutu perwasitan di daerah akan semakin meningkat. Standardisasi kompetensi ini diharapkan menjadi pilar utama dalam melahirkan kejuaraan yang adil, sehingga mental juara para atlet dapat terbentuk sejak dari kompetisi tingkat lokal.