Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan meluncurkan program edukasi literasi digital terkait pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi kalangan pelajar di Kabupaten Pasuruan. Langkah proaktif ini diinisiasi oleh Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) berkolaborasi dengan Satuan Binmas (Satbinmas) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan untuk membimbing generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi modern.
Mewakili Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, Kepala Seksi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno menjelaskan bahwa pesatnya penetrasi teknologi AI di kalangan remaja menuntut adanya pemahaman yang komprehensif. Upaya ini bertujuan agar pelajar dapat menyikapi kehadiran teknologi digital secara positif dan bertanggung jawab, baik untuk mendukung proses belajar maupun meningkatkan kreativitas.
Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya sikap kritis dan kepatuhan terhadap etika dalam menggunakan AI. Para pelajar diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang dihasilkan oleh teknologi tanpa melakukan verifikasi atau cek fakta terlebih dahulu, guna menghindari penyebaran informasi yang keliru.
Selain memberikan pemahaman tentang risiko penyalahgunaan, sosialisasi ini mengenalkan berbagai manfaat positif AI. Teknologi ini dirancang untuk membantu pelajar mengeksplorasi ide-ide baru, mempermudah pemecahan masalah akademis, serta mengembangkan potensi diri sesuai dengan bidang yang diminati.
Program edukasi literasi AI ini akan menyasar berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Pasuruan secara berkelanjutan, termasuk salah satunya di SMAMBA. Melalui langkah edukatif ini, Polres Pasuruan berharap dapat mencetak generasi muda yang cakap digital, kreatif, aman, serta bertanggung jawab dalam menghadapi era teknologi masa depan.