KULON PROGO — Pimpinan Daerah Nasyiatul 'Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Kulon Progo menginisiasi langkah nyata dalam menjaga kesehatan generasi muda melalui peluncuran program PASHMINA Goes to School. Program yang dimotori oleh Departemen Kesehatan dan Lingkungan ini menyasar para pelajar di sekolah menengah Muhammadiyah bertepatan dengan momentum Forum Ta'aruf dan Orientasi (Fortasi).
Sebagai tahap awal, gerakan edukasi ini dilaksanakan di dua institusi pendidikan di Kecamatan Sentolo. SMP Muhammadiyah 1 Sentolo menjadi lokasi pertama pada 14 Juli 2026, disusul oleh MTs Muhammadiyah Sentolo keesokan harinya, yakni 15 Juli 2026. PASHMINA, yang merupakan akronim dari Pos Pelayanan Remaja Sehat Nasyiatul 'Aisyiyah, dirancang sebagai wadah pendampingan komprehensif bagi tumbuh kembang fisik dan mental remaja.
Selama kegiatan di SMP Muhammadiyah 1 Sentolo, para siswa menerima pembekalan mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut yang disampaikan oleh drg. Fatwa Arvi. Dokter Fatwa menekankan bagaimana kebersihan rongga mulut tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik secara keseluruhan, tetapi juga berdampak signifikan pada rasa percaya diri para remaja dalam bersosialisasi.
Sementara itu, edukasi di MTs Muhammadiyah Sentolo menghadirkan narasumber Bidan Nurrahmah Awalunnisa. Ia memaparkan materi seputar kesehatan reproduksi remaja, penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pemenuhan gizi seimbang guna mencegah anemia, hingga pentingnya menjaga motivasi belajar di tengah fase pubertas yang penuh perubahan fisik dan hormonal.
Selain menerima materi edukasi, para peserta juga mendapatkan kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis. Layanan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta. Melalui sinergi ini, PDNA Kulon Progo berharap program PASHMINA Goes to School dapat terus berlanjut secara konsisten guna mencetak generasi muda Muhammadiyah yang sehat, tangguh, dan berkemajuan.