Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan sektor pertanian yang diinisiasi oleh generasi muda di kawasan Senggarang. Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota meninjau langsung panen raya jagung pakan yang dikelola secara modern oleh para petani dari generasi Z pada Sabtu (8/8).

Lahan pertanian seluas tiga hektare tersebut digarap dengan memanfaatkan efisiensi teknologi di setiap tahapan budidaya. Mulai dari persiapan lahan, penyebaran pupuk menggunakan pesawat nirawak (drone), hingga proses pemanenan yang memanfaatkan mesin mekanis. Inovasi ini membuktikan bahwa digitalisasi mampu memangkas kebutuhan tenaga kerja tanpa mengurangi produktivitas.

Lis Darmansyah menilai, model pertanian modern ini menjadi teladan penting untuk memacu proses regenerasi petani di tingkat lokal. Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern berhasil mengubah citra pertanian dari sektor tradisional yang menguras tenaga menjadi sektor padat teknologi yang efisien dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain keunggulan teknologi, komoditas yang dipilih juga sangat strategis. Para petani muda ini memilih menanam jagung pakan alih-alih jagung manis, demi menyesuaikan dengan permintaan pasar industri yang tinggi. Dari luasan lahan yang ada, potensi hasil panen diperkirakan mampu menembus angka 30 hingga 40 ton jagung siap serap.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Ariza, menyoroti efektivitas kerja di lapangan. Lahan seluas tiga hektare tersebut terbukti sukses dikelola hanya oleh tiga orang personel berkat sokongan mekanisasi. Ia berharap kepastian serapan pasar industri dapat terus memotivasi para pemuda untuk mengembangkan bisnis di sektor agraria.