Kebuntuan dalam laga klasik babak semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina akhirnya terpecahkan pada paruh kedua pertandingan. Penyerang sayap The Three Lions, Anthony Gordon, sukses mencetak gol pembuka pada menit ke-55, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Inggris.
Gol pemecah kebuntuan ini lahir dari skema serangan yang rapi dan terencana. Kapten Inggris, Harry Kane, turun menjemput bola ke area tengah sebelum mengirimkan umpan lambung presisi ke sektor kiri pertahanan Argentina. Kelalaian barisan belakang Albiceleste dalam mengantisipasi bola liar dimanfaatkan dengan baik oleh Morgan Rogers. Ia merangsek masuk ke area penalti lalu melepaskan umpan silang mendatar ke tiang jauh.
Gordon yang berdiri bebas tanpa kawalan ketat langsung menyambar bola dengan sontekan kaki kanan terarah. Meski penjaga gawang Argentina, Emiliano Martinez, sudah berupaya meregangkan badannya untuk menghalau bola, laju si kulit bulat yang deras tetap bersarang di dalam jaring gawang.
Torehan gol ini menjadi modal krusial bagi skuad Inggris untuk mengamankan tiket menuju partai puncak setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Di sisi lain, tertinggal satu gol memaksa Argentina meningkatkan intensitas serangan guna menyamakan kedudukan di sisa waktu babak kedua, menjanjikan tensi tinggi hingga akhir laga.