Telkomsel kembali mengukuhkan reputasinya di panggung internasional setelah membawa pulang dua penghargaan prestisius dalam ajang TM Forum Digital Transformation World (DTW) Ignite 2026 yang dihelat di Copenhagen, Denmark, pada akhir Juni lalu.
Perusahaan telekomunikasi nasional ini sukses menyabet gelar TM Forum Excellence Awards 2026 untuk kategori 'Excellence in People, Profit, and Planet'. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi 'Early Warning System' berbasis kecerdasan buatan (AI) yang krusial bagi keberlangsungan bisnis dan keamanan masyarakat. Selain itu, Telkomsel juga dianugerahi predikat 'Visionary' dalam kategori Catalyst Innovator atas perannya sebagai Champion dalam program kolaborasi global TM Forum Catalyst.
Direktur IT Telkomsel, Joyce Shia, menegaskan bahwa integrasi AI bukan sekadar efisiensi operasional, melainkan fondasi untuk menghadirkan layanan yang inklusif dan responsif. Melalui sistem peringatan dini berbasis AI, Telkomsel mampu mendeteksi potensi bencana secara presisi, yang memungkinkan perusahaan menjaga stabilitas konektivitas di wilayah terdampak secara lebih cepat.
Di sektor infrastruktur, Telkomsel mencatatkan rekor sebagai operator pertama di Indonesia yang meraih 'Autonomous Network Level 4 Alpha Validation' dari TM Forum. Keberhasilan ini didukung oleh penerapan solusi 'NPS Improvement with AI', yang memungkinkan jaringan untuk memprediksi gangguan sebelum dirasakan oleh pengguna.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menambahkan bahwa fokus utama dari transformasi ini adalah menjamin keandalan koneksi bagi pelanggan di seluruh penjuru Tanah Air. Dengan jaringan 4G yang menjangkau 97 persen populasi dan pengembangan 5G yang masif, inovasi berkelanjutan ini diharapkan dapat memperkuat resiliensi digital nasional di tengah kompetisi global yang semakin menantang.