Bertepatan dengan perayaan lima tahun perjalanan TADEX dalam memajukan ekosistem periklanan digital di Indonesia, Telkomsel Enterprise secara resmi memperkenalkan Telkomsel AdTech Solution (TAS). Solusi teknologi periklanan terbaru ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku industri dalam menjalankan kampanye pemasaran digital yang lebih presisi, relevan, dan berdampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis.

TAS hadir sebagai jawaban atas tantangan yang kian kompleks di dunia periklanan digital, khususnya dalam memahami perilaku audiens yang kini berinteraksi secara simultan di berbagai platform. Dengan kemampuan audience intelligence yang lebih canggih, para pengiklan dapat menyusun strategi penargetan yang lebih tajam sekaligus meningkatkan efisiensi anggaran kampanye mereka. Integrasi penuh dengan ekosistem TADEX juga membuat proses aktivasi iklan menjadi lebih sederhana dan terstruktur.

Arief Pradetya, VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, menjelaskan bahwa kebutuhan industri periklanan tengah bergeser menuju strategi yang lebih berkelanjutan. "Pemanfaatan teknologi dan insight menjadi kunci dalam menghasilkan campaign yang relevan dan berdampak. Melalui solusi ini, kami ingin membantu pelaku industri beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan sekaligus meningkatkan efektivitas bisnis secara lebih konsisten," ungkapnya.

Manfaat kehadiran TAS tidak hanya dirasakan oleh pihak pengiklan. Para publisher atau penyedia ruang iklan digital turut mendapat peluang untuk meningkatkan nilai inventaris mereka secara signifikan. Ekosistem ini membuka potensi monetisasi yang lebih luas melalui pemanfaatan data penargetan yang optimal, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keamanan data, perlindungan privasi pengguna, dan tata kelola yang bertanggung jawab.

Peluncuran TAS semakin menegaskan posisi TADEX sebagai platform iklan programmatic lokal yang terus berkembang secara progresif di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam mendukung entitas bisnis agar dapat beroperasi secara lebih efektif melalui inovasi digital. Kolaborasi lintas industri juga akan terus diperkuat demi membangun ekosistem periklanan digital yang lebih terhubung dan tepercaya.

Ke depan, Telkomsel berencana memperluas kapabilitas layanan periklanan digitalnya dengan mengintegrasikan teknologi terkini, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Perusahaan akan terus mengeksplorasi inteligensi audiens guna merancang solusi yang memberikan nilai tambah optimal bagi pengiklan maupun penerbit. Seluruh pengembangan bisnis ini akan dijalankan sesuai dengan prinsip keberlanjutan ESG, memastikan setiap kampanye dapat menjangkau pelanggan secara bernilai melampaui batas layanan telekomunikasi konvensional.