Guna mengantisipasi penyebaran penyakit tidak menular (PTM) di tingkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026) ini difokuskan pada upaya promotif dan preventif untuk mendorong deteksi dini kesehatan warga.

Sebanyak 31 warga setempat antusias mengikuti berbagai rangkaian pemeriksaan dasar yang disediakan. Skrining ini dinilai krusial mengingat penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, hingga gangguan jantung sering kali berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Melalui deteksi dini, warga dapat segera mengetahui indikasi awal kondisi tubuh mereka untuk mengambil tindakan pencegahan lebih lanjut.

Selain memberikan pengecekan fisik, para mahasiswa juga aktif mengedukasi warga mengenai pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Edukasi tersebut mencakup imbauan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, mengontrol berat badan, menghindari rokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna menekan faktor risiko PTM.

Langkah nyata mahasiswa Unhas ini mendapat apresiasi langsung dari Camat Pitu Riase, A. Mukti Ali, S.E., M.Adm.Pemb. Dirinya menyatakan bahwa program ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pedesaan dalam memahami kondisi kesehatannya sekaligus memicu perubahan perilaku hidup yang lebih baik demi masa depan yang lebih sehat.

Bagi mahasiswa profesi kesehatan, kegiatan pengabdian ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan teori akademis dengan realitas sosial di lapangan. Melalui pendekatan preventif ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Botto untuk memeriksakan kesehatan secara rutin terus meningkat tanpa harus menunggu timbulnya gejala sakit.