Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berkomitmen penuh dalam memperkuat program Jaminan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Nias Barat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut mendapatkan akses pelayanan medis yang adil dan berkualitas.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa pemenuhan jaminan kesehatan merupakan tanggung jawab mutlak pemerintah daerah sebagai bagian dari pelayanan dasar publik. Hal ini disampaikannya setelah memimpin rapat koordinasi penguatan UHC bersama jajaran pemerintah daerah di Pendopo Bupati Nias Barat.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Nias Barat saat ini telah menyentuh angka 97,84 persen dari total populasi. Sementara itu, tingkat keaktifan kepesertaan tercatat sebesar 91,01 persen, menempatkan kabupaten ini pada kategori UHC Madya.
Untuk memaksimalkan capaian tersebut, Surya mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk mempererat koordinasi. Menurutnya, pemerataan layanan kesehatan tidak dapat terwujud secara instan, melainkan membutuhkan sinergi yang berkelanjutan hingga ke tingkat birokrasi paling bawah.
Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, menyambut positif asistensi dan perhatian dari Pemprov Sumut. Untuk mendukung peningkatan layanan, saat ini Nias Barat mengandalkan fasilitas kesehatan yang terdiri atas 13 puskesmas, empat klinik pratama, dan satu rumah sakit umum daerah. Pemkab Nias Barat sendiri menargetkan naik kelas ke status UHC Utama pada tahun 2026 mendatang demi menjamin layanan kesehatan yang lebih komprehensif.