Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan vaksinasi influenza. Acara yang diselenggarakan di Markas Komando SPN Polda Sultra pada Rabu (24/6/2026) ini merupakan bentuk pengabdian Polri di bidang kemanusiaan dan kesehatan untuk masyarakat.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Klinik Pratama SPN Polda Sultra, UPTD PMI RSUD Konawe, dan Puskesmas Anggotoa. Para peserta yang mengikuti bakti kesehatan ini terdiri dari personel SPN, anggota Bhayangkari, keluarga personel, peserta Dikbangspes, serta warga masyarakat umum di sekitar wilayah tersebut.
Kepala SPN Polda Sultra, Kombes Pol. Gusti Agung Dhana Aryawan, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian terhadap kesehatan, baik bagi internal Polri maupun bagi publik. Ia berharap inisiatif ini dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin sekaligus menggelorakan semangat solidaritas kemanusiaan melalui aksi donor darah.
Berbagai layanan medis disediakan secara cuma-cuma, termasuk pengukuran antropometri seperti tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut. Pemeriksaan vital seperti tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol juga dilakukan, diikuti dengan konsultasi dokter umum serta pemberian obat jika diperlukan. Selain itu, tersedia fasilitas pendonoran darah dan vaksinasi influenza bagi peserta yang memenuhi syarat.
Dari pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 60 orang menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Donor darah yang berlangsung di lokasi yang sama menarik partisipasi 60 orang pendaftar, dengan 48 orang di antaranya dinyatakan lolos skrining dan berhasil mendonorkan darahnya. Hasil pengumpulan darah mencakup 12 kantong golongan A, 15 kantong golongan B, 4 kantong golongan AB, dan 17 kantong golongan O. Sementara itu, vaksinasi influenza diikuti oleh 50 peserta.
SPN Polda Sultra berharap semangat peringatan Hari Bhayangkara tahun ini tidak hanya dirayakan dengan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif dan langsung bagi kesehatan masyarakat. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta menjadi model kegiatan sosial yang berkelanjutan.