Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terus berupaya meningkatkan kualitas sektor kesehatan di daerahnya. Langkah ini diwujudkan melalui audiensi strategis antara jajaran Pemkab Bone dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).
Delegasi Pemkab Bone dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. Turut mendampingi dalam rombongan tersebut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bone, serta Direktur RSUD Tenriawaru dan Direktur RSUD Datu Pancaitana. Rombongan pemerintah daerah ini diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E., M.A., Ph.D., bersama Kepala Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan Dwi Puspa Sari dan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Agus Jamaluddin.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Akmal menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan mendesak untuk memajukan fasilitas kesehatan di Bone. Beberapa poin penting yang disuarakan meliputi pengembangan kapasitas rumah sakit umum daerah, pemenuhan alat kesehatan pendukung, serta peningkatan sarana dan prasarana medis agar masyarakat Bone bisa mengakses layanan kesehatan yang lebih memadai dan merata tanpa kendala geografis.
"Sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat sangat penting untuk mengakselerasi pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Bone. Kami menaruh harapan besar agar usulan-usulan ini dapat segera ditindaklanjuti untuk kemaslahatan masyarakat," ujar Andi Akmal.
Menanggapi usulan tersebut, Sekjen Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha memberikan respons positif. Kemenkes menekankan pentingnya sinkronisasi program antara pusat dan daerah agar pembangunan fasilitas medis sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum akselerasi program kesehatan berkelanjutan di Kabupaten Bone demi menaikkan derajat kesehatan warganya.