Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, menggelar forum Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 di Balai Desa setempat pada Jumat (28/8/2026). Pertemuan ini menjadi wadah kolaboratif lintas sektor yang melibatkan aparat desa, tenaga medis, serta unsur TNI-Polri guna menyusun strategi penanganan masalah gizi buruk pada anak secara terintegrasi.

Dalam forum tersebut, berbagai pihak berdiskusi aktif untuk memetakan akar penyebab stunting di wilayah Sidomulyo. Upaya ini dilakukan dengan menghimpun langsung aspirasi dan usulan masyarakat, sehingga program intervensi gizi yang akan direncanakan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo, Damam Hidayat, menekankan pentingnya sinergi kolektif dalam memerangi stunting. Menurutnya, penuntasan masalah ini tidak bisa dibebankan kepada pemerintah desa saja, melainkan membutuhkan kepedulian dari unit keluarga, terutama terkait pola asuh dan pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo, Bripka Adhityatama Kurniawan, menyatakan komitmen pihak kepolisian dalam mengawal program-program kemasyarakatan. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di forum ini mempertegas dukungan penuh TNI-Polri terhadap program nasional percepatan penurunan stunting demi mencetak generasi masa depan yang unggul.

Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Babinsa Serka Endro Sutanto, bidan desa, perwakilan Puskesmas Semen, penyuluh KB, serta kader kesehatan desa. Melalui koordinasi yang erat ini, Desa Sidomulyo diharapkan mampu melahirkan kebijakan konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat setempat.