Yogyakarta — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Danurejan menjalin kerja sama dengan Puskesmas Danurejan 2 untuk menghadirkan program pemeriksaan kesehatan tanpa biaya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun warga sekitar. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) di Balai Nikah KUA Danurejan, Kota Yogyakarta, ini menjadi bukti konkret kolaborasi lintas sektor antara layanan keagamaan dan kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat lahir dan batin.

Dalam pelaksanaannya, para peserta dapat mengakses sejumlah layanan pemeriksaan medis yang disediakan oleh tenaga kesehatan profesional dari Puskesmas Danurejan 2. Layanan tersebut mencakup pengecekan kadar gula darah sebagai upaya deteksi dini diabetes melitus, pengukuran tekanan darah untuk mengantisipasi risiko hipertensi dan stroke, serta skrining gizi yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, hingga konsultasi pola makan seimbang bersama ahli gizi.

Kepala KUA Danurejan, Kholis Asy'ari, S.Ag., mengungkapkan bahwa program ini dirancang sebagai bagian dari komitmen lembaganya dalam memberikan pelayanan yang membawa manfaat luas bagi umat. "Lewat program ini kami ingin hadir untuk kemaslahatan umat. Dengan tubuh yang sehat, bekerja menjadi lebih semangat dan ibadah pun dapat dilakukan dengan lebih khusyuk," tuturnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Danurejan 2 yang bersedia hadir dan melayani masyarakat secara langsung.

Dari sisi kesehatan, dr. Siska Binsar yang mewakili Kepala Puskesmas Danurejan 2 menekankan pentingnya deteksi dini terhadap berbagai potensi penyakit. Menurutnya, program ini selaras dengan semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang terus didorong oleh pemerintah. "Banyak warga yang baru mengetahui kondisi gula darah atau tekanan darahnya setelah mengikuti pemeriksaan seperti ini. Karena itu, masyarakat tidak perlu menunggu saat ulang tahun untuk memeriksakan kesehatannya," imbuhnya.

Antusiasme peserta terhadap program ini cukup tinggi. Selain ASN di lingkungan KUA Danurejan, warga dari sekitar wilayah setempat turut memanfaatkan kesempatan pemeriksaan gratis tersebut. Seusai menjalani serangkaian pengecekan, setiap peserta menerima hasil pemeriksaan yang dikirimkan melalui WhatsApp, dilengkapi rekomendasi medis atau rujukan untuk pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi tertentu yang memerlukan penanganan lebih mendalam.

Melalui kolaborasi ini, KUA Danurejan dan Puskesmas Danurejan 2 berharap dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkala. Sinergi semacam ini dinilai sebagai wujud nyata pelayanan publik yang holistik — tidak hanya berorientasi pada aspek spiritual dan administratif keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.