Kemitraan strategis lintas sektor dijalin untuk menanggulangi persoalan sampah sungai di wilayah Kabupaten Bekasi. Langkah ini ditandai dengan dukungan PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways) yang memfasilitasi operasional teknologi penyekat sampah (barrier) di aliran Kali Jambe dan Sungai Bekasi. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian izin pemanfaatan lahan serta pembukaan akses jalan bagi kelancaran operasional di lapangan.
Sebagai bagian dari sosialisasi program, serangkaian pertemuan dengan masyarakat dan pemangku kepentingan telah digelar pada akhir Juli 2026 di tiga wilayah, yakni Kecamatan Tambun Utara, Tambun Selatan, dan Cibitung. Rencana implementasi ini juga telah dibahas dan dikoordinasikan secara langsung bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui pertemuan dengan Sekretaris Daerah, Endin Samsudin, di Cikarang Pusat.
Proyek lingkungan ini merupakan kolaborasi multipihak yang mempertemukan organisasi The Ocean Cleanup selaku penyedia teknologi penangkap sampah, Waste4Change sebagai mitra operasional lokal, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi yang bertindak sebagai regulator. Penempatan teknologi barrier di Kali Jambe ditargetkan dapat menyaring sampah sejak dini agar tidak hanyut hingga ke Teluk Jakarta, sekaligus mendorong sistem pengelolaan sampah sungai yang lebih terintegrasi.
Direktur Utama PT CTP Tollways, Derry Febrian Putra, menegaskan bahwa partisipasi perusahaan merupakan komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan di sekitar koridor jalan tol. Ia menekankan bahwa sebagai pengelola proyek strategis nasional, pihaknya memikul tanggung jawab sosial untuk turut serta mengendalikan pencemaran air dan melindungi ekosistem wilayah pesisir.
Kendati mendukung penuh proyek ekologi tersebut, Derry memastikan seluruh aktivitas operasional teknologi barrier tetap mengutamakan standar keselamatan bagi para pengguna jalan tol serta perlindungan terhadap aset-aset perusahaan. Melalui sinergi ini, diharapkan upaya menekan volume sampah plastik yang bermuara di laut dapat tercapai secara berkelanjutan.