Keberhasilan Persib Bandung mengamankan tanda tangan penyerang sayap asal Argentina, Mariano Peralta, untuk musim kompetisi 2026/2027 menyisakan cerita menarik. Manajemen Maung Bandung berhasil mengikat Pemain Terbaik BRI Super League 2025/2026 tersebut dengan kontrak berdurasi dua tahun melalui operasi senyap yang terencana matang demi menghindari persaingan harga dengan klub rival.

Langkah strategis ini bermula dari rekomendasi langsung pelatih kepala Persib, Igor Tolic. Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai timnya membutuhkan sosok penyerang sayap yang cerdas, lincah, serta memiliki rekam jejak teruji di kancah sepak bola Indonesia guna memperkuat daya gedor lini depan Maung Bandung.

Tolic mengungkapkan bahwa kesuksesan transfer ini merupakan buah dari kolaborasi solid di internal manajemen. Ia secara khusus mengapresiasi peran CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, yang memberikan dukungan investasi kuat, serta kelihaian Direktur Olahraga, Stanley Bernard, dalam memimpin negosiasi di meja perundingan.

Bagi Persib, memenangi perburuan pemain bintang tidak selalu bertumpu pada kekuatan finansial semata. Tolic menekankan bahwa klub menerapkan pendekatan profesional dan seni negosiasi yang elegan untuk meyakinkan target buruan mereka, alih-alih sekadar mengandalkan tawaran nilai nominal yang fantastis.

Selain rincian nilai kontrak, daya tarik Persib terletak pada proyeksi masa depan klub yang menjanjikan. Kesempatan berlaga di kompetisi Asia melalui AFC Champions League Two (ACL 2), komitmen peningkatan fasilitas latihan, serta atmosfer luar biasa dari jutaan Bobotoh menjadi faktor krusial yang memantapkan pilihan Peralta untuk berlabuh ke Kota Kembang.