Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Senin (13/7/2026) dengan kinerja impresif. Indeks utama pasar modal Indonesia ini berhasil melesat 1,92% dan ditutup di level 6.037, sebuah capaian yang menempatkan IHSG sebagai bursa dengan performa kenaikan tertinggi di kawasan Asia pada hari tersebut.

Lonjakan optimisme investor ini dipicu oleh rilis laporan terbaru dari lembaga pemeringkat internasional, S&P Global Ratings. Dalam laporannya, S&P menegaskan kembali posisi Indonesia dengan sovereign credit rating pada level BBB disertai outlook yang stabil, yang memberikan keyakinan baru bagi pelaku pasar terhadap fundamental ekonomi nasional.

Data perdagangan menunjukkan volatilitas pasar tetap terkendali dengan titik terendah indeks sempat berada di level 5.898 pada sesi pagi sebelum akhirnya rebound. Aktivitas perdagangan terpantau cukup padat dengan volume transaksi mencapai 26,34 miliar saham serta total nilai transaksi sebesar Rp12,15 triliun dari 2,7 juta frekuensi jual-beli.

Secara sektoral, dominasi saham di zona hijau menjadi motor utama penggerak indeks. Sebanyak 377 saham tercatat mengalami penguatan, berbanding terbalik dengan 250 saham yang terkoreksi, sementara 167 saham lainnya terpantau stagnan di harga penutupan sebelumnya.