Aset kripto utama, Bitcoin, mencatatkan tren kenaikan signifikan sebesar 3,5% dengan menyentuh level US$64.000. Tren positif ini turut membawa performa mingguan Bitcoin ditutup pada level apresiasi 4,2%. Kenaikan harga ini dipicu oleh pelemahan nilai tukar dolar AS serta tingginya permintaan pasar terhadap sektor semikonduktor yang berkaitan erat dengan kecerdasan buatan (AI).
Sentimen bullish ini tidak hanya dirasakan oleh Bitcoin, namun juga merambat ke sejumlah mata uang kripto alternatif (altcoin) seperti Ether, XRP, dan Dogecoin yang turut mengalami penguatan. Sementara itu, indeks Nasdaq memimpin pergerakan pasar saham Amerika Serikat, didorong oleh performa kuat produsen chip global seperti Micron dan Sandisk. Hal ini mempertegas kembali korelasi kuat antara industri kripto dengan sektor teknologi tradisional.
Para pengamat pasar menilai bahwa pemulihan harga kripto saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh mekanisme perdagangan leverage dan dinamika makroekonomi, khususnya pelemahan mata uang dolar, dibandingkan dengan faktor internal kripto itu sendiri. Pola ini mengindikasikan bahwa pergerakan aset kripto semakin selaras dengan siklus industri semikonduktor di tengah kondisi ekonomi global yang fluktuatif.