Pasar kontrak berjangka Amerika Serikat menunjukkan sinyal positif pada perdagangan sesi Eropa hari Kamis. Indeks Dow Jones mencatatkan kenaikan sebesar 0,17% ke level 52.710, sementara kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing menguat 0,34% dan 0,74%. Tren optimis ini dipicu oleh pemulihan signifikan pada sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Dorongan sentimen pasar kali ini datang dari laporan bahwa otoritas di Beijing kemungkinan akan memberikan izin bagi perusahaan raksasa teknologi China, seperti Alibaba, ByteDance, dan DeepSeek, untuk mengakses pasokan terbatas chip H200 besutan Nvidia. Langkah ini direspons positif oleh pasar karena dianggap mampu meredakan hambatan pasokan dalam ekosistem teknologi global.

Kendati demikian, para pelaku pasar masih menyimpan kekhawatiran mendalam terkait inflasi. Lonjakan harga energi menjadi pemicu utama kecemasan, dengan risiko bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menempuh kebijakan kenaikan suku bunga lebih awal dari jadwal yang diproyeksikan sebelumnya. Dinamika ini tercermin dalam risalah rapat FOMC bulan Juni yang mengindikasikan adanya perbedaan pendapat di antara para pengambil kebijakan mengenai langkah moneter ke depan.

Di tengah perdebatan antara kubu yang menginginkan stabilitas suku bunga dan pihak yang lebih 'hawkish' karena persistensi tekanan harga, para investor kini terus memantau berbagai indikator ekonomi. Fokus perhatian pasar tertuju pada data klaim tunjangan pengangguran mingguan serta laporan penjualan rumah yang menjadi cerminan kekuatan ekonomi AS di tengah ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang masih membayangi.