PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) mencatatkan pertumbuhan positif pada paruh pertama tahun 2026. Lini asuransi kebakaran atau properti serta sektor penjaminan kredit sukses menjadi penopang utama bisnis perusahaan dengan menyumbang hampir 69 persen dari total perolehan premi bruto selama periode tersebut.

Direktur Keuangan dan Human Capital Asuransi Tripa, Indomora Harahap, menjelaskan bahwa lini kredit saat ini memegang porsi kontribusi terbesar dalam portofolio perusahaan, disusul erat oleh sektor properti yang juga menunjukkan peran krusial dalam menjaga stabilitas kinerja keuangan.

Dalam praktiknya, penjaminan kredit yang dikelola oleh Tripa menyasar fasilitas pembiayaan yang disalurkan perbankan kepada para debitur, termasuk perlindungan untuk kredit konsumer. Skema ini dirancang untuk memberikan rasa aman bagi lembaga keuangan penyalur kredit terhadap potensi risiko gagal bayar.

Berdasarkan laporan underwriting per Juni 2026, Tripa sukses mengantongi premi bruto sebesar Rp842,90 miliar. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 4,06 persen dibandingkan dengan raihan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp810,02 miliar. Kontributor terbesar pertumbuhan ini bersumber dari penutupan langsung yang mencapai Rp824,87 miliar atau naik 5,76 persen secara tahunan.

Secara rinci, sektor kebakaran dan properti membukukan premi terbesar yakni Rp341,75 miliar (40,5 persen), sementara lini kredit menyusul dengan perolehan Rp238,40 miliar (28,3 persen). Sisa portofolio perusahaan ditopang oleh berbagai lini usaha lain, seperti asuransi EAR/CAR sebesar Rp72,95 miliar, rangka kapal Rp69,72 miliar, pesawat udara Rp44,45 miliar, kendaraan bermotor Rp26,37 miliar, serta pengangkutan barang sebesar Rp14,31 miliar.