Pembalap Ducati, Marc Marquez, berhasil menghidupkan kembali asanya dalam perebutan takhta juara dunia MotoGP 2026. Keberhasilan menyapu bersih podium tertinggi pada sesi Sprint Race dan balapan utama di Grand Prix Jerman yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring menjadi titik balik krusial bagi pembalap asal Spanyol tersebut.

Kemenangan gemilang di Jerman ini mengatrol posisi Marquez ke peringkat ketiga klasemen sementara, kini ia hanya terpaut 18 poin dari Jorge Martin yang memimpin klasemen. Padahal, pada awal Juni 2026, pembalap berjuluk "King of Sachsenring" ini sempat terpuruk di peringkat kedelapan dengan selisih hingga 102 poin dari pemuncak klasemen saat itu, Marco Bezzecchi.

Perjalanan Marquez sepanjang musim ini dipenuhi rintangan berat. Setelah mengalami kecelakaan hebat di MotoGP Prancis 2026 yang mengharuskannya menjalani operasi ganda, ia bahkan sempat absen sepenuhnya di GP Barcelona. Akibat rentetan nasib buruk dan cedera tersebut, juara dunia sembilan kali ini sempat merasa peluangnya untuk merengkuh gelar juara dunia musim ini telah tertutup.

Kendati kini kembali diunggulkan oleh banyak pihak untuk merebut takhta juara, Marquez memilih untuk tetap membumi dan enggan terfokus pada angka-angka di papan klasemen. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mencoba tampil menyerang di sirkuit yang menguntungkannya, sembari bermain aman dan bertahan saat menghadapi trek yang dinilai sulit.

Selain faktor teknis motor, kondisi fisik masih menjadi tantangan terbesar bagi Marquez. Ia mengakui bahwa kekuatan lengan kanannya belum pulih sepenuhnya pasca-kecelakaan parah di MotoGP Indonesia pada Oktober 2025 lalu. Masalah pada pen medis yang sempat longgar di awal musim menjadi kendala utama yang harus segera ia benahi demi menjaga konsistensi performa di sisa musim ini.