Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan dua produk terbaru untuk segmen bisnis laundry komersial, yakni Samsung Professional Laundry Washer WF18 dan Samsung Professional Dryer DV14. Kedua perangkat ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan operasional yang kerap dihadapi pelaku usaha laundry, mulai dari keterbatasan kapasitas mesin, lamanya waktu proses pencucian, hingga tingginya biaya operasional.

Peluncuran ini sejalan dengan tren positif industri laundry di Indonesia yang terus berkembang. Permintaan layanan pencucian profesional tidak hanya datang dari kalangan rumah tangga, melainkan juga dari sektor perhotelan, rumah sakit, salon kecantikan, dan beragam usaha jasa lainnya. Kondisi ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha baru maupun yang tengah memperluas skala bisnisnya.

Hita Supranjaya, Director dan Head of Group Home Appliances Business Samsung Electronics Indonesia, menegaskan bahwa keberhasilan bisnis laundry ditentukan oleh lebih dari sekadar kapasitas mesin. "Bagi pelaku usaha laundry, investasi yang tepat bukan hanya soal kapasitas, tetapi juga durabilitas dan kemudahan operasional. Samsung Professional Laundry hadir dengan Washer berkapasitas 18 kilogram dan Dryer 14 kilogram untuk mendukung produktivitas yang lebih tinggi, serta durabilitas hingga 30.000 siklus penggunaan untuk membantu menjaga operasional bisnis dalam jangka panjang," jelasnya.

Dari sisi performa, Washer WF18 mampu menyelesaikan satu siklus pencucian dalam waktu sekitar 36 menit untuk beban hingga 18 kilogram. Sementara itu, Dryer DV14 dapat mengeringkan cucian seberat 14 kilogram hanya dalam waktu sekitar 45 menit. Kombinasi keduanya memungkinkan pelaku usaha menjalankan rotasi pencucian dan pengeringan secara berkesinambungan sepanjang jam operasional, sehingga jumlah pesanan yang dapat ditangani meningkat secara signifikan.

Muhammad Naufaldi Hakim, Wakil Direktur PT Kharisma Putra Sejahtera yang telah menggunakan produk ini, mengakui bahwa kecepatan proses menjadi keunggulan utama. "Dalam bisnis laundry, waktu adalah aset yang sangat berharga. Ketika proses pencucian dan pengeringan dapat berjalan lebih cepat, pelaku usaha memiliki kesempatan menerima lebih banyak pesanan dan meningkatkan kapasitas layanan," ungkapnya.

Kedua perangkat ini juga mengusung desain stackable yang memungkinkan mesin cuci dan pengering ditumpuk secara vertikal, sehingga menghemat ruang operasional. Ditambah fitur Manager Mode yang mempermudah pengelolaan mesin, pelaku usaha dapat menjalankan bisnis tanpa terbebani kerumitan teknis.

Guntarto, pemilik Mitra Laundry yang telah menggeluti industri ini selama lebih dari 15 tahun dengan puluhan cabang di Jakarta dan Tangerang, menekankan pentingnya kemudahan penggunaan mesin bagi ekspansi bisnis. "Teknologi yang baik adalah teknologi yang memudahkan pekerjaan sehari-hari. Samsung Professional Laundry menawarkan kapasitas besar sekaligus pengoperasian yang sederhana, sangat membantu bisnis tetap berjalan lancar terutama ketika volume pelanggan terus bertambah," tuturnya.

Dari aspek efisiensi biaya, Washer WF18 dibekali teknologi Inverter Direct Drive Motor, VRT+, dan Quadruple Damper yang menjamin performa stabil dengan konsumsi energi yang lebih hemat. Mesin ini juga dilengkapi sensor water level dan dual inlet untuk mengoptimalkan penggunaan air. Material stainless steel pada drum turut memperkuat ketahanan terhadap korosi, menjadikannya ideal untuk pemakaian komersial intensif.

Sementara Dryer DV14 menggunakan bahan bakar LPG dengan konsumsi rata-rata sekitar 0,3 kilogram gas per siklus pengeringan, atau setara biaya sekitar Rp6.000. Teknologi ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan mesin pengering listrik yang umumnya memerlukan instalasi daya besar.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelaku usaha, Samsung memberikan garansi resmi selama dua tahun untuk jasa maupun suku cadang pada kedua produk ini. Hita Supranjaya berharap solusi yang ditawarkan dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha membangun bisnis laundry yang sehat dan berkelanjutan. "Banyak bisnis besar berawal dari langkah kecil yang dijalankan secara konsisten. Dengan dukungan solusi yang andal dan efisien, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnis dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan," pungkasnya.