Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (PP INKAI) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak karateka berprestasi dunia. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pemberian apresiasi langsung kepada para atlet yang sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, serta inisiasi program pembinaan teranyar bertajuk Mobile Team Training.
Apresiasi ini diberikan menyusul keberhasilan Tim Merah Putih menyabet posisi runner-up umum pada Kejuaraan Karate Asia Tenggara yang berlangsung di Ninh Binh, Vietnam, pada 6-12 Juli 2026. Dalam ajang tersebut, kontingen Indonesia membawa pulang 13 medali emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Mayoritas medali disumbangkan oleh atlet binaan INKAI, dengan rincian 7 medali emas, 6 perak, dan 6 perunggu dari jalur pengurus pusat maupun FORKI tingkat provinsi. Tuan rumah Vietnam keluar sebagai juara umum, disusul Indonesia di peringkat kedua, dan Malaysia di posisi ketiga.
Meskipun menorehkan prestasi gemilang, jalannya kompetisi tidak luput dari sejumlah catatan penting. Ketua Umum PP INKAI, Laksda TNI Dr. Ivan Yulivan, menyoroti pentingnya evaluasi kepemimpinan wasit dan juri yang dinilai turut memengaruhi beberapa hasil krusial di lapangan, terutama saat atlet Indonesia berhadapan dengan wakil tuan rumah. Ivan berharap PB FORKI dapat menjadikan dinamika ini sebagai bahan evaluasi demi persiapan kompetisi yang lebih matang ke depan.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para atlet, PP INKAI memberikan piagam penghargaan serta dana pembinaan secara langsung. Momentum keberhasilan ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para karateka untuk mempertahankan performa terbaik mereka menjelang perhelatan akbar Kejuaraan Dunia AKF di Yordania pada Oktober 2026 mendatang.
Guna menjaga kesinambungan prestasi, PP INKAI merancang program Mobile Team Training yang difokuskan untuk meningkatkan kompetensi para pelatih lokal di berbagai daerah. Selain itu, pembinaan jangka pendek juga terus berjalan dengan dikirimnya tiga karateka potensial—Zigi Zaresta (NTB), Naufal (Jawa Barat), dan Felix (Jawa Tengah)—untuk bertanding di ajang 3rd Youth Championship di Beijing, China, pada akhir Juli ini.