Delegasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Mereka berhasil mengamankan predikat Juara II dalam ajang Scientific Poster Competition pada kompetisi WORLD (Global Student Awards for Health) X GALAXY 3.0.
Tim yang dipimpin oleh Achmad Fayyadh, beranggotakan Nayla Zafira Kamaruddin dan Tazkiya Ratu Mafaza, mengusung karya ilmiah bertajuk "Which Psychosocial Intervention Reigns Supreme for Refugee PTSD? A Comparative Network Meta-Analysis of NET, CBT, EMDR, PM+, and SH+." Studi ini menyoroti urgensi penanganan kesehatan mental bagi para pengungsi dan pencari suaka yang rentan mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD) akibat konflik berkepanjangan.
Menggunakan metode Comparative Network Meta-Analysis terhadap 13 uji klinis acak yang melibatkan 2.248 partisipan, riset ini menyimpulkan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) merupakan intervensi paling efektif untuk meredakan gejala PTSD pada pengungsi. Selain itu, metode EMDR dan NET juga menunjukkan efikasi tinggi, sedangkan PM+ dan SH+ menjadi alternatif adaptif untuk wilayah dengan keterbatasan sumber daya medis.
Achmad Fayyadh menjelaskan bahwa penelitian ini lahir dari kepedulian mendalam terhadap minimnya penanganan kesehatan mental berbasis bukti bagi pengungsi. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan strategis bagi praktisi medis, organisasi kemanusiaan, serta pembuat kebijakan dalam merancang program pemulihan trauma yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
Wakil Rektor USK Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa FK USK membuktikan daya saing global sekaligus kepekaan sosial akademisi muda dalam menghadirkan solusi konkret bagi isu kemanusiaan dunia.