Langkah strategis diambil oleh Microsoft di tengah gelombang restrukturisasi divisi gaming Xbox. Obsidian Entertainment, studio pengembang yang berbasis di Irvine, California, kini dilaporkan telah mengubah haluan proyek mereka guna memprioritaskan pengembangan seri terbaru dalam semesta Fallout.
Keputusan tersebut secara otomatis menghentikan pengembangan sekuel Avowed serta membatalkan sejumlah proyek lain yang sebelumnya belum diumumkan secara publik. Perubahan ini juga berdampak signifikan pada sisi operasional perusahaan, di mana sekitar seperempat dari total tenaga kerja Obsidian terpaksa dikurangi dalam upaya efisiensi bisnis.
Di bawah struktur tim yang baru, Direktur Desain Obsidian, Josh Sawyer, didapuk untuk memimpin pengembangan gim Fallout. Meski rencana ini masih dinamis, langkah tersebut menegaskan ambisi Xbox untuk memaksimalkan potensi aset intelektual yang telah memiliki basis penggemar luas, terutama setelah keberhasilan adaptasi serial televisi Fallout di platform Amazon.
Kebijakan ini merupakan bagian dari visi besar CEO Xbox, Asha Sharma, yang baru saja mengumumkan pengurangan 3.200 posisi di divisi gaming serta penutupan lima studio di bawah naungan Microsoft. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memusatkan investasi pada waralaba-waralaba besar yang terbukti sukses di pasar, mengingat Fallout masih menjadi aset berharga meski seri utama terakhirnya, Fallout 76, telah dirilis sejak tahun 2018.